when the wisdom whispers
IN THE NAME OF ALLAH, THE MOST GRACIOUS &THE MOST MERCIFUL

DIARI SUFI

highlight ,


D I A R I S U F I
Siti Munazakiah
Mustread Sdn. Bhd.

Sebagai sekapur sirih santapan akal, naskah mini ini dimulakan dengan sebuah hadith Qusdi:

Kali pertama bumi ini diciptakan, katanya bumi ini selalu bergoyang, bergoncang dan tidak berputar dengan stabil, malah tidak berputar pada paksinya. Perkara ini merungsingkan para malaikat lalu para malaikat menghadap Allah SWT...

“Wahai Rab Yang Maha Mengetahui, mengapa bumi ini bergoyang?” Tanya para malaikat.

“Kerana belum dipaku,” jawab Allah singkat.


“Lalu, bagaimana Engkau memaku bumi wahai Rab?” Tanya para malaikat lagi.


“Aku akan menciptakan gunung-ganang,” jawab Allah.


Setelah itu, Allah terus menciptakan gunung-ganang di berbagai belahan bumi. Apa yang terjadi adalah sememangnya benar, setelah diciptakan gunung-ganang, bumi pun diam kemudian berputar sesuai paksinya. Maka kemudian gunung pun dikenali sebagai paku bumi yang diciptakan Allah SWT.

Paku merupakan benda keras yang terbuat dari besi. Setelah Allah menciptakan paku bumi iaitu gunung-ganang, kemudian para malaikat pun bertanya lagi.


“Ya Rab, adakah yang lebih kuat dari paku?”


“Ada! Jawab Allah. “Iaitu api, yang dengan panasnya dapat melelehkan besi.”


“Adakah yang lebih kuat lagi selain api, Ya Rab?” tanya malaikat.


“Ada! Yakni air yang dapat memadamkan api,” jawab Allah lagi.


“Jadi Ya Rab, adakah yang lebih kuat lagi selain air?” sambung malaikat.


“Ada! Iaitu angin, yang kerananya dapat membawa air ke mana yang ia hembusi,” jawab Allah lagi.


“Tapi Ya Rab, adakah yang lebi kuat dari semua itu (gunung, api, air dan angin)?” malaikat bertanya lagi.


“Ada! Iaitu nafas hamba-Ku yang berdoa kepada-Ku. Kerana sesungguhnya doa itu mampu mengubah takdir-Ku.”


Demikianlah Allah SWT menjelaskan.

Antara bait-baitnya lagi:

Bukan mudah mendapatkan sesuatu yang cantik dan baik itu. Paling tidak perlu diintai dengan hati, dilamar dengan akal, diikat dengan iman dan akhirnya digapai dengan tangan
.

Doa tampak terlalu 'simple' untuk diamalkan, hanya menyebut, namun si penulis mengomel:
“Namun, hakikatnya kian dipandang sepi. Nampak mudah belum tentu ringan untuk digalas.”

“Astaghfirullah… Mencurah bakti, menagih rahmat dan mengharap rezeki sebagai ganjaran dari Allah SWT seharusnya aku lakukan dengan setulus hati, bukan dengan mempersoalkan kenapa harus ada ujian.”

Bak kata penulis, hati ini terdorong untuk berdoa kerana yakin dengan janji Yang Maha Esa dalam bait kalam Furqan-Nya

“… Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku(berdoa) akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.” (Sura al-Mukmin:60)


“… Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahawasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan pemohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Surah al-Baqarah:186)
Beberapa bait-bait doa lain turut diselitkan. Selebihnya? Bacalah sendiri… Seungkap sajak yang terkandung dan menarik untuk dikongsi:
Bila mak kata dia teringat, kita jawab kita sibuk sangat…
Bila ayah kata dia rindu, kita jawab nantilah hujung minggu…

Bila mak minta kita pulang, kita jawab kita blum lapang…
Bila ayah minta kita singgah, kita jawab kerja kita belum sudah…

Bila hati kita terguris, kita kata… “Mak memang tak pernah faham.”

Bila hati kita terhiris, kita kata… “Ayahmemang tak ambil kisah.”

Tetapi…


Bila hati mak kita guris, mak kata… “Tak apa, dia masih muda.”

Bila hati ayah kita hiris, ayah kata… “Tak mengapa, belum sampai akalnya.”

Bila kita menangis tanda lapar, mak berlari hingga bagai hilang kaki…

Bila kita merintih tanda derita, ayah bersengkang mata bagaikan tiada lena…

Bila kita sedih kerana gagal, mak setia membekalkan cekal…
Bila kita plu kerana kecewa, ayah teguh berkata dia tetap bangga…

Buat mak abah tersayang, ampuni Naurah andai anakandamu ini cacat dalam kata-kata, tempang dalam perilaku dan berkudis dalam berakhlak. Naurah sayang mak abah.



the Landlord


0 comments:

Post a Comment

WHERE MY LIFE BEGINS...

WHERE MY LIFE BEGINS...

MY GARDEN OF KNOWLEDGE

MY GARDEN OF KNOWLEDGE
KULLIYYAH OF MEDICINE, MBBS, IIUM KUANTAN CAMPUS [07/07/2009]

AL-HUBB

My love is just for those who love me

THE UPHELD RESPONSIBILITIES ARE MORE THEN THE TIME ENDOWED - HASSAN AL-BANNA


I made this widget at MyFlashFetish.com.


THE VISITORS

THE WINGS OF THE LANDLORD

THE WINGS OF THE LANDLORD
my love grows here

CLIENT

WHAT WE SAY

MAK COMFORTS ME WITH HER WORDS

Don't be sad. Every obstacle brings maturity in yourself.

Love you and miss you very much. Take care.

It's up to you. Be confident in making your decision. You are going to be a doctor one day.

Have a strong spirit. Learn to take things as it is. Don't be too sensitive.

ABAH SAYS

Be thankful to Allah for all the endowed bounties. If it is less, just accept it as a gift and use it wisely. If it is too much, use it for the benefit of His religion.

I have a confidence that you will become a doctor.

I pray for your success here and hereafter. Mak and abah believe that you can make it.

Thanks my beloved daughter. Am I right? Love you and take care.

Motivate yourself!

DR WAN'S ADVICE

Preserve Allah and Allah will preserve you, Naurah

THE INSPIRATION OF THE LANDLORD

We are never alone as long as Allah's name is curved in our soul

THE LANDLORD

Glitter Text
Make your own Glitter Graphics