when the wisdom whispers
IN THE NAME OF ALLAH, THE MOST GRACIOUS &THE MOST MERCIFUL

MY FIRST FAILURE

highlight
Life is like a sky. Sometime it shines with the sun and moon, sometime it seems sorrow with nimbostratus and sometime it rains. I wonder what is the significance of all this. It is certain that Allah creates everything with particular purposes. But now I realize this is the hint given by Him to me as a guide to face the real life. He really loves me. He leads me with the sweetness of His creation. 

May I speak in Malay? (haha... I break the rule!) Alkisahnya begini... Apa signifikasinya antara langit dengan hidup naurah? Frankly I'm not pleased to analogize life with the wheel, sometime up and sometime down. It's just like meredhai apa yang jadi tanpa usaha and biar dihentam berkali-kali. But the sky moulds different meaning, very different! The unpredictable colour and season makes it very extensive. Allah knows best. Kalau roda, semua orang tahu akan selalu ke atas dan ke bawah. Kan?

Hidup tidak selalunya indah
Langit tak selalu cerah
Suram malam tak berbintang
Itulah lukisan alam
Begitu ajaran Tuhan

-Hijjaz-

Berbalik kepada cerita tadi, ada satu hypothesis yang boleh diketengahkan di sini. Semakin jauh kita dengan Allah, semakin jatuh kita. Apa pulak berkias-kias antara 'jauh' and 'jatuh' ni? Jauh dengan Allah tak semestinya dengan meninggalkan solat and puasa sahaja. macam-macam boleh under category ini. Let me bring you to this point of view. 'Wah... hebatnya presentation awak!' apa reaksi kita? Ya, mungkin di mulut cair menyebut Alhamdulillah tetapi adakah kita berbalik kepada yang memberi kehebatan tersebut? Hilangnya rasa syukur and senang dengan kehebatan diri itu juga boleh menjadi jauh dari Dia. Macamlah kita empunya pujian itu walhal semuanya berbalik kepada Allah. Lantas apabila jauh dari Allah apa akan jadi? Jatuh bergoleklah! Jatuh tidak semestinya gagal dalam minitest or apa-apalah. Macam-macam boleh ditafsirkan sebagai gagal. Gagal tundukkan nafsu, gagal hindari riak, gagal menyenangkan hati orang, gagal itu lebih dahsyat impaknya, tapi naurah ni buta, asyik melihat kegagalan atas kertas (semoga Allah mengampuni dosaku)

Let me reveal who I am. Yes, I fail in my first minitest at Kuantan. This is my first failure in my whole life! At the beginning I feel that life is not fair because life forces me to involve in medical field but when I rethink, I cannot blame life, it is same with blaming Allah (hello... siapa awak nak blame Tuhan?!) Satu perkara besar yang naurah belajar dari kegagalan ini ialah...

Kegagalan ini memberitahu dan mengetuk akal ini bahawa betapa kerdilnya kita. Kegagalan ini menampar kita dari angan-angan dan ke'perasan'an diri kita sebagai makhluk yang selalu perasan hebat. Tak salah untuk merasai kekurangan diri tetapi jadikan kekurangan ini sebagai mengagungkan Allah. Bersyukurlah dengan rezeki yang Allah tetapkan dalam field ni. Cuba imbas balik betapa banyaknya ilmu yang naurah tahu since masuk Kuantan. Anatomy, physiology, histology, biochemistry, haematology... Ya, memang banyak lagi yang naurah jahil tapi banyak juga ilmu baru yang naurah dapat

Ni pesan roomate naurah, Najihah. Statement ni memang betul-betul buat naurah diam 1001 bahasa. Betul, selama ini naurah sebut Alhamdulillah tetapi hanya di mulut. Apabila diuji dah terumbang-ambing. Satu lagi kata-kata yang akan naurah ingat tika berbicara dengan bakal imam naurah...

Kalau agama naurah jatuh, naurah akan jatuh. Walau agama dibina hampir 19 tahun, tatkala Allah nak uji, dalam setahun sahaja boleh jatuh.

Naurah merindui naurah yang dahulu. Ya Allah... Banyak yang naurah belajar dari 'first failure' ini. This first failure is the most precious one. Naurah bukanlah orang yang sepadan untuk berbicara soal agama tetapi naurah sedar yang naurah tak mampu berdiri tanpa agama. Kata-kata yang terakhir... Terima kasih buat mak, abah, sahabat-sahabat dan prof sebab sudi menjadi murobbi naurah selama naurah menghadapi kejatuhan rohani ini. Doakan naurah bangun semula!

Lau la murobbi, ma 'araftu rabbi



the Landlord,





1 comments:

Post a Comment

WHERE MY LIFE BEGINS...

WHERE MY LIFE BEGINS...

MY GARDEN OF KNOWLEDGE

MY GARDEN OF KNOWLEDGE
KULLIYYAH OF MEDICINE, MBBS, IIUM KUANTAN CAMPUS [07/07/2009]

AL-HUBB

My love is just for those who love me

THE UPHELD RESPONSIBILITIES ARE MORE THEN THE TIME ENDOWED - HASSAN AL-BANNA


I made this widget at MyFlashFetish.com.


THE VISITORS

THE WINGS OF THE LANDLORD

THE WINGS OF THE LANDLORD
my love grows here

CLIENT

WHAT WE SAY

MAK COMFORTS ME WITH HER WORDS

Don't be sad. Every obstacle brings maturity in yourself.

Love you and miss you very much. Take care.

It's up to you. Be confident in making your decision. You are going to be a doctor one day.

Have a strong spirit. Learn to take things as it is. Don't be too sensitive.

ABAH SAYS

Be thankful to Allah for all the endowed bounties. If it is less, just accept it as a gift and use it wisely. If it is too much, use it for the benefit of His religion.

I have a confidence that you will become a doctor.

I pray for your success here and hereafter. Mak and abah believe that you can make it.

Thanks my beloved daughter. Am I right? Love you and take care.

Motivate yourself!

DR WAN'S ADVICE

Preserve Allah and Allah will preserve you, Naurah

THE INSPIRATION OF THE LANDLORD

We are never alone as long as Allah's name is curved in our soul

THE LANDLORD

Glitter Text
Make your own Glitter Graphics